Powered By Blogger

Rabu, 06 April 2011

(( احفظ الله تجده تجاهك ))


Sambungan ….
âرياض الصالحين:  كتاب المأمورات : باب المراقبة :  رقم الحديث ٦٤á
شرح الحديث أيضا :
قال ابن عباس : هم الملائكة يحفظونَهُ بأمرِ الله ، فإذا جاء القدر خَلُّوْا عنه([1]) . ﴿جامع العلوم والحكم:١:٥٤٦
… Ibn Abbas radiallahu ‘anhu berkata, “Mereka adalah para malaikat yang menjaganya dengan perintah Allah, maka jika datang sebuah ketetapan (maut) maka malaikat itu berpaling darinya. [Jamiu’l Ulum wa’l Hikam: 1: 546/e-book].
 كماقال الله تعالى : {إِذْ يَتَلَقّى الْمُتَلَقّيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشّمَالِ قَعِيدٌ *  مّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلاّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ}. ﴿قِ [٥٠] : ۱۷–۱۸﴾
Sebagaimana firman Allah Ta’ala : {Ketika dua malaikat mencatat, yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)}. [QS. Qaf  (50) : 17-18]
و النوع الثاني من الحفظ، و هو أشرف النوعين : حفظ الله لعباده في دينه و إيمانه. فيحفظه في حياته من الشبهات المضلة، و من الشهوات المحرّمة. و يحفظ عليه دينه عند موته فيتوفاه على الإيمان، و يبعثه يوم القيامة آمنا محفوظا من الوقوع في الهاوية. أعاذنا الله تعالى منها. ﴿روضة المتّقين : ۱۰٦
Dan macam kedua dari pemeliharaan Allah, yang mana merupakan pemeliharaan paling mulia dari kedua macam tersebut, yakni pemeliharaan Allah bagi hamba-Nya dalam agama dan keimanannya. Maka Dia memeliharanya dalam kehidupannya dari syubhat-syubhat yang menyesatkan, dan dari syahwat-syahwat yang diharamkan. Dan Dia memelihara baginya agamanya ketika meninggalnya maka Ia mematikannya dalam keadaan beriman, dan membangkitkannya pada hari qiyamat dalam keadaan beriman terpelihara dari tempat-tempat di dalam al Hawiyah. Kita berlindung darinya kepada Allah Ta’ala. [Raudlatu’l Muttaqin: 106]     
وعكسُ هذا أنَّ من ضيع الله حقوق الله و واجباته، ضيَّعهُ الله تعالى كما قال سبحانه {من يعمل سوءا يجز به}(*). والله تعالى أعلم. ﴿روضة المتّقين : ۱۰٦
Dan sebaliknya, bahwa sanya barang siapa yang menyia-nyiakan Allah, hak-hak Allah, dan kewajiban-kewajiban dari-Nya, maka Allah Ta’ala akan menyia-nyiakannya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala {Barang siapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu}. Dan Allah Ta’ala Yang Maha Mengetahui. [Raudlatu’l Muttaqin: 106]    

  
وقوله صلّى الله عليه و سلّم : (( احفظ الله تجده تجاهك )) ، وفي رواية : (( أمامك )) معناه : أنَّ مَنْ حَفِظَ حُدودَ الله ، وراعى حقوقه ، وجد الله معه في كُلِّ أحواله حيث توجَّه يَحُوطُهُ وينصرهُ ويحفَظه ويوفِّقُه ويُسدده فـ } إِنَّ اللهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ {([2]) قال قتادة : من يتق الله يكن معه ، ومن يكن الله معه ، فمعه الفئة التي لا تُغلب ، والحارس الذي لا ينام ، والهادي الذي لا يضل([3]) . ﴿جامع العلوم والحكم:۱: ٥٥٢
Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : (…) , dan pada satu riwayat (…) adapun makna keduanya : Bahwa sanya barang siapa yang memelihara batas-batas Allah, dan mengutamakan hak-hak-Nya, ia akan mendapati Allah pada setiap keadaannya ketika ia menghadapkan diri kepada-Nya maka Dia akan menyertainya, menolongnya, memeliharanya, memberinya taufiq dan memuliakannya, firman Allah Ta’ala {Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan } Qatadah berkata : “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah maka Dia akan menyertainya, dan barang siapa yang Allah menyertainya, maka bersamanya segolongan yang tidak terkalahkan, dan pengawal yang tidak tidur, dan pemberi petunjuk yang tidak menyesatkan” . [Jami’u’l Ulum wa’l Hikam : 552 / e-book]      
وقوله صلّى الله عليه و سلّم : (( إذا سألت فاسأل الله ، وإذا استعنت ، فاستعن بالله )) هذا مُنْتَزَعٌ من قوله تعالى : } إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ {([4]) ، فإنَّ السؤال لله هو دعاؤُه والرغبةُ إليه ، والدُّعاء هو العبادة. ﴿جامع العلوم والحكم:۱: ٥٦۰
   Dan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : (…) ini merupakan kandungan dari firman Allah Ta’ala : {Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan}, karena sesungguhnya permohonan kepada Allah adalah do’a dan permohonannya yang sungguh-sungguh kepada-Nya, sedangkan do’a adalah ibadah. [Jami’u’l Ulum wa’l Hikam : 560 / e-book]
      
 

                Bersambung…………… Insya Allah.


([1]) أخرجه : الطبري في " تفسيره " ( ۱٥٣٤٥ ) .
Mubahatsah Kitab  _Riyadhush Sholihin I 36

([2]) النحل : 128 .
([3]) أخرجه : أبو نعيم في " الحلية " 2/340 .
([4]) الفاتحة : 5 .
Mubahatsah Kitab  _Riyadhush Sholihin I 37

Tidak ada komentar:

Posting Komentar